Bacarita Hari Kartini: Refleksi Srikandi Pengawas Pemilu Dalam Mengawal Pelaksanaan Demokrasi di Maluku
|
humasbawaslumaluku-Tanggal 21 April bangsa Indonesia memperingatinya untuk mengenang jasa Raden Ajeng (RA) Kartini sang pahlawan emansipasi wanita. Kartini berhasil membangun optimisme untuk perempuan Indonesia lewat “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
Senin (21/04) bertepatan dengan hari Kartini, Bawaslu Provinsi Maluku bersama dengan berbagai organisasi perempuan memperingatinya dengan menggelar diskusi peran perempuan yang dibungkus dalam tema “Refleksi Srikandi Pengawas Pemilu dalam Mengawal Pelaksanaan Demokrasi di Maluku”. Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK Provinsi Maluku) Maya Beby Lewesrissa menghadirkan narasumber Astuti Usman (Anggota Bawaslu Provinsi Maluku), Akademisi Eka Dahlan Uar dan Mieke Rolobessy serta Lies Marantika dari GASIRA Maluku.
Ucapan terimakasih disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair kepada Ketua TP PKK yang telah hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu. Menurut pria bertitel Doktor ini, adalah kali pertama Ketua TP PKK berkunjung ke Bawaslu Provinsi Maluku.
“ini kali pertama Ketua TP PKK berkunjung ke sini, terimakasih yang begitu besar kami sampaikan kepada ibu Ketua TP PPK yang telah meluangkan waktu dan kesempatannya untuk dapat hadir di kantor kami,” ucap ketua Bawaslu dalam sambutannya.
Sementara Ketua TP PKK, Maya Beby Lewerissa dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya akan senantiasa mendukung kegiatan pemberdayaan perempuan untuk terlibat dalam mengawal pelaksanaan pesta demokrasi baik itu pada pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah nantinya.
“Keberhasilan pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Provinsi Maluku telah terwujud dengan demokratis serta semuanya tidak terlepas dari kontribusi kaum Perempuan baik yang ada di pemerintahan, penyelenggara pemilu, aparat pengamanan, partai politik peserta pemilu tahun 2024, serta seluruh elemen masyarakat mampu membangun sinergi,” Papar Maya.
Hal ini kata dia dibutuhkan untuk menjaga kestabilan politik dan menciptakan suasana kondusif, yang merupakan faktor penentu suksesnya penyelenggaraan pemilu di daerah, sebagai tanggung jawab yang harus dipikul dan diwujudkan bersama.
Mengakhiri sambutannya, perempuan berkacamata mata ini mengajak seluruh elemen perempauan maluku untuk menjadikan momentum hari Kartini sebagai pendorong untuk terus berkarya bagi bangsa dan Negara, termasuk ikut terlibat dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah.
Bacarita hari Kartini, rutin tiap tahunnya dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Maluku untuk mengenang jasa-jasa dan karya RA Kartini dalam menginspirasi kaum perempuan Indonesia bergerak maju dalam pembangunan bangsa.