Bawaslu Maluku Datangi Polda, Perkuat Sinergi Kawal Pemilu 2024
|
humasbawaslumaluku-Jelang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku lakukan kunjungan ke Kepolisian Daerah (Polda).
Pada kujungan tersebut, Ketua Bawaslu Subair bersama Anggota; Thomas Wakanno, Stevin Melay dan Revency Vania Rugebregt diterima langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, Rabu (25/01/2023).
Dalam kesempatannya, Subair menyampaikan rasa terimakasih kepada Kapolda atas pertemuan tersebut.
Dikatakan Subair, jelang Pemilu mendatang Bawaslu Maluku telah memetakan beberapa titik yang dianggap rawan untuk menjadi perhatian dalam melakukan pengawasan. Permasalahan tapal batas di Tanjung Sial serta domisili warga yang tidak sesuai dengan alamat Daftar Pemilih menjadi perhatian Bawaslu.
Selain itu kata Subair, pengecekan pada media sosial saat ini juga menjadi focus pengawasan Bawaslu. Untuk itu Bawaslu berharap Kepolisian dapat membantu jika nantinya terdapat temuan dari hasil pengawasan yang dilakukan.
“Atas hal yang kami sampaikan tersebut, harapan kami agar sinergitas ini dapat terus terjalin untuk penegakan hukum Pemilu,” harap Subair.
Menyambung yang disampaikan Subair, Anggota Bawaslu Provinsi Maluku, Stevin Melay pun menyampaikan hal serupa. Kata pria berkacamata ini berbagai potensi pelanggaran yang ada memerlukan kerja kolaboratif.
“Berdasarkan indeks kerawanan Pemilu yang dikeluarkan, kita di Maluku berada dalam kondisi sedang, secara fasilitas yang ada kami sedikit. Untuk itu dukungan dari Kepolisian sangat kita harapkan, apalagi dengan karakterisitik kondisi Maluku yang terdiri dari kepulauan,” ungkap dia.
Sementara Kapolda Maluku, Irjen Lotharia Latif dalam kesempatan itu menyampaikan perlu untuk dilakukan evaluasi pada Pemilu sebelumnya. Hal ini katanya dianggap penting sebagai format kerja Kepolisian pada Pemilu 2024. Untuk itu mantan Kapolda NTT ini mengatakan akan membantu sepenuhnya Bawaslu dalam melakukan tugas.
“Jajaran kami di Polres sampai di Polsek akan membantu dalam pengamanan Pemilu,” ujarnya.
Terkait dengan netralitas Anggota Polri dalam Pemilu mendatang, Jenderal bintang dua ini memastikan bahwa jajaran Polda Maluku akan bersikap netral dan tidak berpihak pada pasangan calon.
“ini sesuai dengan perintah Kapolri bahwa Polisi tidak boleh terlibat dalam politik praktis,” tutup Kapolda.(*)