Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Maluku Gelar Apel Siaga Pengawasan dan Deklarasi Kampanye Damai

Bawaslu Maluku Gelar Apel Siaga Pengawasan dan Deklarasi Kampanye Damai

humasbawaslumaluku-Jelang Pemilu serentak pada 14 Februari 2024 mendatang, Bawaslu Provinsi Maluku menggelar Apel Siaga Pengawasan dan Deklarasi Kampanye Damai, Kamis (23/11).  Mengambil tema Baku Kele Awasi for Biking Bae Pemilu Serentak 2024, apel siaga dan deklarasi ini berlangsung di Pattimura Park kota Ambon, dihadiri oleh Forkompimda,  Partai Politik, Calon Anggota DPD, Organisasi Kepemudaan dan media massa.

Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair dalam kesempatan tersebut mengatakan praktek politik yang tidak benar dapat merusak esensi demokasi dan merugikan masyarakat. Untuk itu dia mangajak semua pihak utamanya Calon Anggota Legislatif dan Partai Politik untuk menghindari tindakan pelanggaran demi menciptakan pemilu yang bersih dan adil. 

“Bawaslu bersama Pemerintah Daerah dan Forkopimda, hadir untuk memastikan pemilu dilaksanakan dengan riang gembira dan damai. Jika nantinya ada perselisihan dalam kampanye, maka jajaran kami sampai ke tingkatan terbawah siap untuk mengawasi dan melakukan proses penindakan atas pelanggaran yang terjadi,” jelas Subair.

Dikatakan, kampanye adalah medan terbuka bagi peserta pemilu untuk dapat meyakinkan pemilih dengan baik. Kampanye juga menjadi pembuktian Bawaslu kepada masyarakat akan tugas yang dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang-Undang. Untuk itu pria bertitel Doktor ini mengatakan tiap pelanggaran yang terjadi pada tahapan Pemilu akan ditindaklanjuti dan ditangani dengan baik. Menjadi harapannya, kampanye yang akan berangsung dapat berjalan tanpa ada gejolak yang muncul seperti pada tahapan pencalonan yang telah dilewati sebelumnya.

“Hampir tidak ada gejolak gejolak dalam  tahapan penetapan daftar calon tetap kemarin, tidak ada permohonan sengketa dari satu partai pun. Ini artinya KPU sebagai penyelenggara teknis dan Bawaslu sebagai pengawas telah melakukan tugasnya dengan baik. Mudah-mudahan tren seperti ini dapat terjadi pada tahapan kampanye,” ungkapnya.

Untuk itu kata dia, Pemilu 2024 menjadi tugas dan tanggungjawab yang sama bagi semua pihak, bukan hanya KPU, Bawaslu dan Pemerintah Daerah dan unsur terkait saja, melainkan perlu dukungan dari berbagai komponen masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sadali Ie, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan apel Siaga Pengawasan dan Deklarasi Kampanye Damai. Dikatakan, kampanye merupakan satu tahapan penting dalam pelaksanaan pemilu yang idealnya harus berjalan secara jujur, terbuka, adil dan transparan sehingga masyarakat dapat memiih figur yang dianggap baik.

Namun demikian kata dia, dalam prakteknya terjadi saling serang-menyerang antar sesama peserta pemilu. Baik itu kampanye hitam berupa pencemaran nama baik,  money politik, penyebaran hoaks dan lain-lain.

“Situasi yang demikian harus dihindari sebab berpotensi menyebabkan perpecahan antar sesama anak bangsa utamanya pada pemilih di tingkat akar rumput. Karena itu, peran Bawaslu sangat krusial dalam menghadirkan suasana kampanye yang tertib, nyaman dan menyenangkan bagi semua pihak,” tegasnya.

Pengalaman pada 2019 kata Sekda dapat dijadikan pelajaran berharga dengan tetap menjaga legitimasi dengan menegakkan keadilan pemilu untuk domokrasi maju. Hal ini tentu saja membutuhkan kordinasi, komunikasi dan kolaborasi yang sinergis antara KPU, Bawaslu dan aparat keamaan selaku penyelenggara.

“Kami ingatkan jajaran Bawaslu maupun KPU agar tetap bekerja secara independen, mandiri dan bebas nilai, kinerja bapak ibu tidak boleh diintervensi apalagi diintimidasi oleh pihak tertentu. Independensi KPU dan Bawaslu menjadi pintu masuk bagi hadirnya kepemimpinan yang kredibel, punya legalitas yang kuat dan benar-benar berasal dari rakyat,” tutupnya.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle