Lompat ke isi utama

Berita

Kunjungi Unidar, Bawaslu Maluku Harapkan Mahasiswa Ikut Berpartisipasi Dalam Pengawasan

Kunjungi Unidar, Bawaslu Maluku Harapkan Mahasiswa Ikut Berpartisipasi Dalam Pengawasan

humasbawaslumaluku-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku melakukan kunjungan silaturahmi ke kampus Universitas Darussalam (Unidar) Ambon. Kamis (18/02/2021). silaturahmi ini dimaksudkan untuk lebih mempererat kerjasama antara Bawaslu dengan Unidar.

Dalam kunjungan tersebut hadir Pimpinan Bawaslu, Ketua Astuti Usman dan didampingi anggota Abdullah Ely, Paulus Titaley dan Subair. Kunjungan Bawaslu disambut langsung oleh Wakil Rektor I, DR. Samin Botanri, MP didampingi Wakil Rektor III, DR. Syawal Zakaria.

Dalam kesempatannya Astuti Usman menyampaikan program kerja Bawaslu untuk tahun 2021. “meskipun pada tahun ini provinsi Maluku tidak menggelar pilkada, namun kami tetap menggelar giat pengawasan berkelanjutan dan pendidikan politik bagi masyarakat,” ujar astuti

Astuti menjelaskan, pengawasan dan pendidikan politik yang dimaksudkan Bawaslu yakni disasarkan pada mahasiswa dimana dianggap sebagai agen social di tengah masyarakat.

“Kami berharap adanya keterlibatan dari adik-adik mahasiswa untuk menjadi pangawas partisipatif. tentunya adik-adik ini akan diberikan pengetahuan kepemiluan sehingga terbangun pemahaman kepada mereka saat akan melakukan KKN, adik-adik ini mampu untuk memberikan penjelasan yang sama kepada masyarakat,” lanjut dia.

Menyambung apa yang disampaikan oleh Astuti. Kordinator divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Provinsi Maluku, Paulus Titaley mengatakan nantinya, jika Pemilukada dilaksanakan berbarengan dengan Pemilu pada tahun 2024, maka Bawaslu akan mengisi waktu dengan kegiatan yang sifatnya memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pengawasan partisipatif.

“Dengan ini salah satu sasarannya, dalam kerangka mendukung semua pengawasan partisipatif, masyarakat perlu untuk mendapat informasi dan pengetahuan dari lembaga yang sudah bekerja di pengawasan. Oleh karena itu nantinya bisa dilakukan kerjasama dalam bentuk praktek lapangan atau dalam bentuk magang di Bawaslu,” terang pria yang akrap disapa Ilop ini.

Ilop bilang, secara kelembagaan Bawaslu telah menyelenggarakan sekolah kader pengawasan partisipatif yang terstruktur dari pusat sampai di daerah. dimana dalam perencanaan bawaslu RI, akan dikembangkan pada 2021 diseluruh kabupaten, Namun karena terkendala dengan covid-19 maka terdapat keterbatasan dari sisi anggaran dan interaksi pertemuan.

Apa yang disampaikan Bawaslu Maluku disambut baik oleh Wakil Rektor I Unidar, DR. Samin Botanri MP. Kata dia, pihaknya merasa ikut terbantu dengan program pengawasan partisipatif Bawaslu, dimana dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat terkait dengan kepemiluan.

“Beberapa tahun yang lalu pernah dibentuk forum Rektor sebagai sarana untuk berbagi pengetahuan tentang kepemiluan, sekarang sudah tidak lagi. Sehingga kami agak kesulitan juga dalam menjawab beberapa pertanyaan dari masyarakat terkait pelaksanaan pemilu karena diluar kemampuan kami,” ungkap Samin.

Samin mengatakan dalam waktu dekat Unidar Ambon akan melepas mahasiswa KKN yang rencananya akan disebar pada beberapa daerah di provinsi Maluku. “Supaya lebih mengikat, mungkin bisa dibuat dalam bentuk MoU bagi mahasiswa yang akan melakukan praktek lapangan terutama oleh program studi ilmu hukum maupun ilmu pemerintahan dan social politik. Juga untuk mahasiswa KKN, kalau misalnya mengena atau dianggap perlu, Kiranya juga mohon nantinya dapat memberikan pembekalan bagi mahasiswa kami,” pungkas dia (hps)

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle