Lompat ke isi utama

Berita

Mahasiswa FISIP Unpatti Akhiri Masa Magang, Bawaslu Maluku: Jadilah Pengawas Partisipatif

Mahasiswa FISIP Unpatti Akhiri Masa Magang, Bawaslu Maluku: Jadilah Pengawas Partisipatif

humasbawaslumaluku-Bawaslu Provinsi Maluku melaksanakan pelepasan mahasiswa Magang Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura (Fisip Unpatti), hari ini Selasa (05/07). Acara ini berlangsung di ruang rapat kantor Bawaslu Provinsi Maluku.

Hadir pada acara pelepasan tersebut, Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Maluku, Astuti Usman dan Paulus Titaley, Kepala Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisip Unpatti Mieke Rolobessy serta sejumlah staf Sekretariat Bawaslu. selain itu, hadir juga sepuluh mahasiswa magang yang hari ini mengakhiri masa belajarnya di Bawaslu Provinsi Maluku.

Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Astuti Usman dalam kesempatannya mengatakan, program magang yang dilakukan oleh Fisip Unpatti merupakan suatu bentuk kerjasama yang kedepannya akan terus dikembangkan pada masa mendatang. Kepada para mahasiswa Astuti berharap apa yang telah didapatkan selama berada di Bawaslu nantinya dapat diaplikasikan di lingkungan masyarakat.

“Harapan kami apa yang telah didapatkan disini, tidak hanya sampai di telinga adik- adik saja tapi dapat ditindaklanjuti di lingkungan tempat beraktifitas. Ini dikarenakan Bawaslu mengharapkan adanya partisipasi dari semua komponen yang ada untuk bersama-sama mengawal jalannya pemilihan serentak sendatang,” harap perempuan yang akrab disapa Tuti ini.

Dalam kesempatan itu, Astuti juga menyampaikan permohonan maaf kepada para mahasiswa serta Kepala Program Studi Ilmu Pemerintahan Apabila ada pelayanan dan maupun perbuatan yang dianggap kurang berkenan.

“Atas nama lembaga dan pribadi saya menyampaikan permohonan maaf, untuk segala hal terkait data dan penunjang tugas dari adik-adik sekalian tentunya kami selalu terbuka. Adik-adik dapat datang kapan saja dan kami selalu siap melayani,” ucap dia.

Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Paulus Titaley pada kesempatannya menyampaikan, Program ini telah  memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan pihak kampus untuk mengetahui tentang pelaksanaan pengawasan Pemilu yang dilaksanakan oleh Bawaslu.

“Kurang lebih empat puluh hari adik-adik bersama dengan kami disini, Ilmu pengetahuan dan pengalaman telah didapatkan. Atas apa yang telah didapatkan kami berharap para mahasiswa ini dapat menjadi pengawas partisipatif dimanapun berada,” ujar Paulus.

Menurut Paulus, kehadiran kesepuluh mahasiswa magang telah memberikan kesempatan kepada Bawaslu untuk bisa menitipkan lembaga ini lewat penulisan skripsi yang sudah dimulai dengan pengusulan judul dan telah mendapat persetujuan dari Kepala Program Studi.

“Tinggal butuh keseriusan mahasiswa untuk bisa menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan di akhir penulisan,” sambungnya.

Hal senada disampaikan Thomas Wakano, Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran. Kepada para mahasiswa Thomas berpesan untuk dapat menyampaikan ilmu yang telah diporoleh selama mengikuti pembelajaran di Bawaslu.

“Adik-adik telah belajar tentang pengawasan Pemilu dan bagaimana menjadi pengawas partisipatif, ini menjadi tanggungjawab kita sebagai warga negara dalam mengawal jalannya Pemilu yang kerkeadilan,” ucap Thomas.

Mewakili Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura, Mieke Rolobessy selaku Kepala Program Studi Ilmu Pemerintahan, ikut menyampaikan harapannya kepada para mahasiswa magang untuk menjadi pioner dalam mengawal proses demokrasi.

“Kembali ke kampus dengan membawa aura-aura positif, karena saya yakin dan percaya bahwa dari tempat ini lewat sosialisasi yang kalian lakukan akan melahirkan embrio lain dalam pengawasan pemilu. Di luar sana ada teman, keluarga yang bisa kita ajak sebagai pengawas partisipatif untuk menuju keadilan Pemilu,” jelas dia.

Seperti yang pernah diwartakan sebelumnya, para mahsiswa magang dari Program Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura berjumlah sepuluh orang yang terdiri dari tiga laki-laki dan tujuh orang perempuan. Kesepuluh mahasiswa ini Melaksanakan kuliah lapangan di Bawaslu sejak Senin 4 April dan berakhir hari ini, Selasa 5 Juli.(*)

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle