Lompat ke isi utama

Berita

Seminar Econom Berdialog, Astuti: Pemilu 2024 Berdampak Baik pada Perekonomian

Seminar Econom Berdialog, Astuti: Pemilu 2024 Berdampak Baik pada Perekonomian

humasbawaslumaluku-Memasuki tahun politik, berbagai aspek dan fenomena yang kemungkinan berdampak pada hal tersebut pun menjadi perbincangan. Salah satunya adalah aspek ekomoni.

“Hasil Pemilu 2014 dan 2019, telah menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia hingga saat ini yang banyak berorientasi kepada pembangunan infrastruktur, peningkatan investasi dan penyederhanaan birokrasi sehingga tidak saja dinikmati dalam 10 Tahun terakhir tetapi bermanfaat hingga puluhan tahun berikutnya,” ungkap Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Astuti Usman, Senin (14/08) saat menjadi narasumber pada Seminar Ecomon Berdialog yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi Univeristas Pattimura.

Dikatakannya dampak tersebut dapat terbagi dua, yakni jangka pandek maupun jangka panjang. Pada jangka pendek, akan terasa pada peningkatan belanja yang dilakukan oleh Calon Anggota Legislatif, dan Tim sukses Calon Presiden dan Wakil Presiden seta Tim Sukses Calon Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah.

Sementara pada jangka panjang  efek Pemilu bagi ekonomi adalah terutama jika Calon Anggota Legislatif, dan Tim sukses Calon Presiden dan Wakil Presiden seta Tim Sukses Calon Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah yang terpilih bisa menjalankan visi dan misinya dengan baik. Sehingga, kebijakan yang dilakukannya dapat membawa perubahan bagi rakyat.

“Berkaca pada sejarah dua pemilu sebelumnya, jika nantinya pemilu 2024 menghasilkan para legislator dan eksekutif yang mempunyai visi misi kebijakan ekonomi yang baik, maka dampak jangka panjangnya akan sangat dirasakan tidak hanya untuk 5 tahun kedepan, tetapi juga berdampak hingga puluhan tahun selanjutnya,” lanjut dia.

Pada seminar yang dihadiri oleh sejumlah akademisi dan mahasiswa ini, Perempuan yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Maluku ini mengatakan bahwa Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 akan berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) yang bersumber dari Suntikan Dana (Money Injection) peserta pemilu, diantaranya belanja Partai dan belanja Caleg.

Menurutnya, belanja ini akan Menggerakkan perekonomian daerah melalui UMKM, Percetakan, Merchandise, serta logistik pemilu. Kata dia, Peserta Pemilu/Pemilihan akan lebih selektif dalam menggelontorkan biaya kampanye dengan memprioritaskan usulan masyarakat yang bersifat produktif. Seperti perbaikan infrastruktur jalan, dan bantuan alat produksi dan teknologi tepat guna, karena hal ini menjadi bagian investasi yang memiliki dampak jangka panjang bagi perekonomian.

Selain Astuti, Seminar yang bertemakan Membangun Citra Politik Dalam Perspektif Ekonomi Serta Mengantisipasi Dampak Pemilu dan Pilkada 2024 ini juga menghadirkan narasumber masing-masing Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun serta Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura, Djufri Rays Pattilouw.

 

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle