Lompat ke isi utama

Berita

Seminar Publik di UIN Ambon, Bawaslu Tekankan Pentingnya Demokrasi Partisipatif Pasca Pemilu

Seminar Publik bertema “Penguatan Demokrasi Masyarakat Sipil Pasca Pemilu di Ambon” yang digelar di Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) A. M. Sangadji Ambon, Kamis 07/05/26

Seminar Publik bertema “Penguatan Demokrasi Masyarakat Sipil Pasca Pemilu di Ambon” yang digelar di Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) A. M. Sangadji Ambon, Kamis 07/05/26

Semangat memperkuat demokrasi pasca Pemilu terus digaungkan. Hal itu terlihat dalam Seminar Publik bertema “Penguatan Demokrasi Masyarakat Sipil Pasca Pemilu di Ambon” yang digelar di Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) A. M. Sangadji Ambon, Kamis 07/05/26. 

Anggota Bawaslu Provinsi Maluku, Astuti Usman, bersama Akademisi UIN A. M. Sangadji Ambon, Rully Pattimahu sebagai narasumber. Seminar ini menjadi ruang dialog antara masyarakat sipil, akademisi, dan penyelenggara pemilu untuk membahas kondisi demokrasi setelah pelaksanaan Pemilu 2024.

Dalam pemaparannya, Astuti Usman menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran besar dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, partisipasi publik pada Pemilu 2024 tidak hanya terlihat saat pencoblosan di TPS, tetapi juga dalam pengawasan di seluruh tahapan pemilu.

“Pengawasan demokrasi bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga menjadi bagian dari keterlibatan aktif masyarakat,” ujar Astuti.

Ia menjelaskan, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu menunjukkan tumbuhnya kesadaran demokrasi di Maluku. Karena itu, penguatan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif perlu terus didorong agar masyarakat semakin memahami pentingnya nilai-nilai demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Selain membahas pengawasan pemilu, seminar ini juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi sosial setelah kontestasi politik. Astuti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga harmoni serta bersama-sama membangun demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

Menurutnya, masyarakat sipil yang kuat dan aktif akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang inklusif serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

 

Penulis dan Foto : E.L

Editor : H.M

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle