Sirih Pinang dan Tarian Cakalele Sambut Kedatangan Rahmat Bagja di Buru Selatan
|
humasbawaslumaluku-Pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia, Kordinator divisi Penyelesaian Sengketa, Rahmat Bagja tiba di Kabuputan Buru Selatan pada Kamis, 24 September 2020. Makan sirih pinang dan tarian Cakalele mengawali Langkah Rahmat Bagja saat menapakkan kakinya di Kabupaten yang berjuluk lolik lalen fedak fena ini. Bagja hadir di Bursel sebagai narasumber dalam kegiatan Bimtek Musyawarah Penyelesaian Sengketa dan Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS)
sebelum mecicipi sirih pinang, tua-tua adat sempat medoakan kepada sang pencipta kiranya Pimpinan Bawaslu dan segenap jajaran selalu mendapat lindungan dari sang pencipta, dilanjutkan dengan pemasangan lestari atau dalam bahasa buru disebut Ifutin yang merupakan mahkota orang Buru. Rombongan Bawaslu RI Selanjutnya disambut dengan tarian cakalele.
“Tradisi adat ini merupakan bentuk penghormatan masyarakat Buru kepada para tamu yang datang, makan sirih pinang sudah merupakan budaya dan tradisi masyarakat buru selatan. Ketika tamu yang datang telah melalui prosesi tersebut, maka selain menghargai budaya orang Buru, para tamu bisa marasakan menjadi bagian dari masyarakat setempat,” terang Kordinator Sekretariat Bawaslu Buru Selatan Hamisan Bone.
Selain staf dan tenaga ahli dari Bawaslu RI, Rahmat Bagja dan rombongan juga didampingi oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Maluku.(hps)