Konsolidasi Demokrasi Berkelanjutan, Bawaslu Maluku Bangun Sinergi dengan Gerindra
|
humasbawaslumaluku – Dalam rangka memperkuat kualitas demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan berkeadilan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku kembali melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Partai Gerindra di Kantor DPD Partai Gerindra Maluku, Rabu (17/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu dalam membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya partai politik sebagai salah satu pilar utama demokrasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair didampingi Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat (SDMOD), Stevin beserta jajaran staf Bawaslu. Kehadiran rombongan Bawaslu diterima langsung oleh Sekretaris, Bendahara, serta pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair menegaskan bahwa Bawaslu hadir sebagai lembaga pengawas yang independen, profesional dan berkomitmen menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, partai politik merupakan mitra strategis Bawaslu dalam memastikan hak-hak demokrasi masyarakat dapat terlindungi dan terlaksana dengan baik.
“Partai politik merupakan mitra pertama Bawaslu dalam menjaga hak-hak demokrasi warga negara. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik harus terus dibangun guna memperkuat kualitas demokrasi di Maluku,” ujar Subair.
Ia menjelaskan bahwa peran Bawaslu tidak hanya terbatas pada saat tahapan pemilu berlangsung, melainkan dilakukan secara berkesinambungan melalui berbagai program pendidikan politik dan konsolidasi demokrasi bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, sehingga Bawaslu terus berupaya membangun ruang dialog dan kerja sama dengan partai politik sebagai bagian dari penguatan sistem demokrasi di daerah.
“Bawaslu tidak hanya bekerja pada saat tahapan pemilu. Kami akan terus melakukan konsolidasi demokrasi dengan berbagai elemen, termasuk partai politik, agar nilai-nilai demokrasi tetap hidup, tumbuh, dan terjaga di tengah masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Subair mengingatkan bahwa Bawaslu memiliki mandat konstitusional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu untuk memberikan pembekalan kepada saksi partai politik pada setiap tahapan pemilu. Pembekalan tersebut dinilai penting guna meningkatkan pemahaman saksi terhadap regulasi dan mekanisme kepemiluan sehingga proses pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas.''tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Divisi SDMOD Bawaslu Provinsi Maluku, Stevin memaparkan sejumlah perkembangan strategis terkait regulasi kepemiluan. Ia menjelaskan mengenai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135 yang mengatur pemisahan penyelenggaraan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal, sembari menunggu tindak lanjut berupa revisi Undang-Undang Pemilu sebagai landasan implementasinya.
Selain itu, Stevin juga menyoroti Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 128 Tahun 2026 yang memperkuat keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dalam proses politik dan kepemiluan. Menurutnya, putusan tersebut menjadi langkah progresif dalam memperluas ruang partisipasi dan representasi perempuan dalam kehidupan demokrasi.
“Penguatan keterwakilan perempuan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan demokrasi yang inklusif dan representatif. Kehadiran perempuan dalam ruang-ruang politik akan semakin memperkaya proses pengambilan kebijakan yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat,” jelas Stevin.
Sementara itu, Koordinator Daerah (Korda) wilayah DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku, Saudah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Maluku. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan komitmen nyata Bawaslu dalam menjaga nilai-nilai netralitas, kejujuran, dan keadilan dalam setiap proses Pemilu dan Pemilihan. Menurutnya, komunikasi yang intensif antara penyelenggara pemilu dan partai politik merupakan langkah positif untuk membangun pemahaman bersama terkait penguatan demokrasi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Maluku berharap sinergi dan kemitraan dengan Partai Gerindra serta seluruh partai politik di Maluku dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan demokrasi yang semakin matang, berintegritas, partisipatif, dan berkeadilan.
Penulis dan Foto : H.L
Editor : H.M