91 PPPK Ikuti Orientasi, Ketua Bawaslu Maluku Tekankan Integritas dan Profesionalisme Aparatur
|
humasbawaslumaluku – Sebanyak 91 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu Provinsi Maluku dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku mengikuti Orientasi PPPK yang resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair pada Senin (06/07/2026).
Pembukaan orientasi dilaksanakan secara hybrid, yakni tatap muka bagi peserta di Bawaslu Provinsi Maluku, sementara peserta dari Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.
Dalam sambutannya, Subair menegaskan bahwa orientasi merupakan tahapan penting bagi setiap PPPK untuk memahami tugas, fungsi, budaya kerja, serta nilai-nilai dasar yang menjadi landasan pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu.
Menurutnya, bergabung sebagai bagian dari keluarga besar Bawaslu bukan hanya tentang menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga mengemban amanah dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan pemilu yang berintegritas.
"Orientasi ini menjadi langkah awal untuk membangun karakter aparatur yang profesional, berintegritas, disiplin, dan memiliki komitmen kuat terhadap tugas kelembagaan. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di unit kerja masing-masing," ujar Subair.
Subair juga mengingatkan bahwa sumber daya manusia merupakan aset utama organisasi. Oleh karena itu, setiap PPPK dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, mampu beradaptasi dengan perkembangan kelembagaan, serta mengedepankan kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan tugas Bawaslu di semua tingkatan.
Orientasi PPPK ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Provinsi Maluku dalam menyiapkan aparatur yang memahami tata kelola organisasi, kode etik, disiplin pegawai, serta mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para peserta akan memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan penguatan wawasan kebangsaan, pengenalan organisasi Bawaslu, tata nilai dan budaya kerja, pengembangan kompetensi aparatur, hingga penguatan integritas sebagai penyelenggara negara.
Dengan terselenggaranya orientasi ini, diharapkan seluruh PPPK di lingkungan Bawaslu Provinsi Maluku dan Bawaslu Kabupaten/Kota memiliki pemahaman yang utuh mengenai peran dan tanggung jawabnya, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu serta mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang berkualitas, demokratis, dan berkeadilan.
Penulis dan Foto : E.L
Editor : H.M